Kelebihan dan Kekurangan Freelance yang Perlu Kamu Ketahui

Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Freelance

Bekerja sebagai freelance saat ini banyak dipilih oleh sebagian masyarakat, terutama kalangan milenial. Profesi ini dianggap sangat menguntungkan dan cukup mudah untuk digeluti. Memang benar jika ada banyak kelebihan bekerja sebagai freelance, akan tetapi di sisi lain ada juga kekurangannya.

Jika kamu ingin menggeluti dunia freelance, maka pahami dulu apa saja kelebihan dan kekurangan freelance. Jangan sampai kamu malah menyesal di tengah jalan, karena pemahaman yang kurang dan keliru mengenai pekerjaan tersebut.

Kelebihan Bekerja Freelance

Mari kita bahas terlebih dulu apa saja kelebihan dari profesi ini. Jika kamu memilih untuk bekerja sebagai freelance, maka kamu akan dibuat senang dengan beberapa kelebihan tersebut. Berikut di antaranya :

1. Waktu bekerja lebih fleksibel

Enaknya jadi freelance adalah bisa bekerja kapan saja dan mengatur waktu secara fleksibel. Kamu tidak akan terpaku pada jam kerja yang telah ditentukan oleh perusahaan. Kamu bisa mulai bekerja kapan saja. Tentunya hal ini akan sangat menguntungkan, terutama bagi kamu yang juga punya kesibukan lain.

Meski jam kerja lebih fleksibel, tetapi kamu tetap harus disiplin, terutama ketika kamu dikejar deadline. Kamu harus menyelesaikan pekerjaan sebelum waktu yang telah ditentukan. Jenis profesi ini cocok untuk ibu rumah tangga, mahasiswa bahkan karyawan sekalipun yang menginginkan gaji tambahan.

2. Sesuai dengan passion

Bekerja freelance juga terasa sangat menguntungkan, karena bisa disesuaikan dengan passion. Ada banyak sekali jenis pekerjaan yang bisa ditekuni sesuai dengan kemampuan atau keterampilan yang dimiliki. Kamu bisa bebas memilih pekerjaan freelance seperti apa yang ingin ditekuni yang sesuai dengan hobi maupun keterampilanmu.

3. Penghasilan tidak terbatas

Kamu juga bisa punya penghasilan dengan jumlah yang tidak terbatas. Bukan hanya karyawan saja, seorang freelancer juga bisa punya banyak uang selama manajemen finansialnya baik. Bahkan dengan mengerjakan satu jenis project sekalipun, seorang freelancer bisa mendapatkan pemasukan yang begitu besar.

4. Bebas memilih lokasi kerja

Keuntungan profesi freelance yang lainnya adalah bisa bebas memilih lokasi kerja. Kamu bisa bekerja secara sendiri maupun secara team dan juga bebas memilih tempat bekerja. Bisa bekerja dari rumah saja, hingga menyewa tempat bekerja yang nyaman dan mendukung, seperti misalnya co work.

Profesi ini juga sangat cocok bagi kamu yang cenderung cepat bosan dengan suasana kantor yang monoton. Bisa disimpulkan jika seorang freelancer tidak hanya fleksibel dari segi waktu saja, melainkan dari lokasi kerja.

Kekurangan Bekerja Freelance

Tidak hanya melihat dari sisi enaknya saja, seorang freelancer juga ternyata punya sisi yang kurang enak. Freelancer punya sisi minus yang harus dipahami terlebih dulu sebelum kamu benar-benar memutuskan memilih profesi ini.

Berikut adalah kekurangan dari seorang freelancer :

1. Tidak ada jaminan

Kekurangan yang pertama adalah tidak adanya jaminan bagi pekerja freelance. Berbeda dengan karyawan atau PNS yang punya jaminan sesuai dengan kebijakan dari perusahaan. Seorang freelancer hanya bisa mengandalkan pemasukan dari project yang dikerjakan saja.

2. Pemasukan nol

Seorang freelancer bisa saja mendapatkan penghasilan yang tidak terbatas. Namun di sisi lain, profesi ini juga bisa tanpa pemasukan sama sekali. Hal ini bisa saja terjadi jika di saat-saat tertentu tidak ada project sama sekali yang dikerjakan.

Itulah sebabnya penting sekali bagi seorang freelancer untuk bisa mengelola keuangannya dengan sebaik mungkin. Selama pengelolaan keuangan berjalan dengan tepat, bisa saja kamu hidup berkecukupan. Nilai project yang besar bisa menutupi kebutuhan saat-saat di mana seorang freelancer tidak mendapatkan project sama sekali.

3. Dipandang sebelah mata

Pekerjaan freelance kerap masih dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat. Bagi mereka yang memandang remeh seorang freelancer, profesi freelance bukanlah sebagai pekerjaan yang layak, karena tidak mendapatkan penghasilan yang tetap. 

Bahkan seringkali dianggap sebagai pengangguran, karena tidak bekerja layaknya seorang kantoran yang berangkat kerja pagi dan pulang sore hari.

4. Sulit membatasi waktu kerja

Sulit bagi seorang freelancer untuk membatasi waktu kerja dengan kebutuhan pribadinya. Memang benar jika freelancer bisa bekerja secara fleksibel mengatur waktu, tetapi jika tidak pandai mengatur waktu, maka manajemen waktunya akan berantakan.

Hal ini justru akan membuat freelancer harus kehilangan banyak waktu bersama keluarga, karena harus bekerja sepanjang waktu, mengingat tidak ada batasan waktu yang jelas.

Nah demikian kelebihan dan kekurangan freelance yang perlu kamu pahami. Jenis pekerjaan ini dianggap cocok bagi sebagian orang, terutama yang tidak suka terikat jam kerja. Pekerjaan ini juga cocok untuk digeluti di zaman sekarang, apalagi di situasi pandemi.

Namun pastikan untuk tetap bekerja secara cerdas dan profesional, sehingga tidak banyak waktu yang terbuang hanya untuk bekerja saja.

Related Posts

Posting Komentar

10 Komentar

  1. freelance itu sebenernya lebih mengasyikan sih apalagi di masa pandemi kemarin
    banyak job dan project yang dikerjakan secara remote

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya itulah salah satu kelebihan freelance, kalo lagi banyak job, penghasilannya besar banget. Terima kasih atas kunjungannya Mas Riza. Suatu kebanggaan tersendiri artikel saya dikomentarin Mas Riza.

      Hapus
  2. Hhmmm jadi balik lagi ke pilihan pribadi ya. Jadi freelance ada untung ruginya, jadi karyawan pun ada enak nggak enaknya. Pilih jadi freelance atau karyawan, yang penting enjoy dalam menjalaninya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes balik lagi ke diri masing-masing, mau pilih yang mana. Mana yang paling membuat nyaman dan lain sebagainya. Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini.

      Hapus
  3. Saya pun sejak tahu dunia blogger ngebet banget ingin resign, mas. Lah kok pandemi membuyarkan mimpi resign. Freelance kalau utk perempuan bisa fleksibel ngatur waktunya. Apalagi ada anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya maka dari itu, kelebihan freelance bisa mengatur waktu kerja sendiri sesuai dengan kebutuhan. Profesi ini juga cocok buat ibu rumah tangga lho.

      Hapus
  4. mau tambah kekurangan jadi freelancer, harus selalu siap cari client baru

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo bisa, klien yang nyariin kita Kak Indri.

      Hapus
  5. Daya kreatifitas harus jalan kalo sudah memutuskan jadi freelancer :). Enaknya memang banyak, tapi tantangan juga besar. Jadi harus selalu siap bersaing ya mas dengan freelancer yang lainnya. Tapi memang, kemampuan untuk mengatur keuangan juga harus mumpuni, secara income-nya ga menentu. Untuk jaga2 kalo sedang tidak ada pemasukan, setidaknya selalu ada pegangan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Apapun profesi dan pekerjaannya, persaingan akan selalu ada Kak. Tinggal kitanya saja yang pandai upgrade diri atau setidaknya gimana biar bisa tetap bertahan. Yes exactly, harus pandai mengatur keuangan, terutama bagi seorang freelancer.

      Hapus